Kami memperdalam pemahaman tentang Papua dilihat dari berbagai faktor budaya,
sosial, ekonomi, biologis, dan lingkungan yang membentuk kesehatan serta perilaku
kesehatan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang tepat, seperti etnografi,
wawancara mendalam, diskusi kelompok, metode partisipatif, studi kasus, hingga
pemetaan budaya, kita menggali bagaimana masyarakat memaknai penyakit, memilih
pengobatan, merespons risiko, serta menilai program kesehatan.
Wawasan-wawasan ini sangat penting untuk mengetahui mengapa sebuah intervensi
berhasil atau gagal, apa saja faktor yang memengaruhi penerimaan masyarakat, dan
bagaimana lingkungan sosial serta budaya membentuk respons mereka terhadap program
kesehatan.
Rancangan intervensi haruslah berakar pada budaya lokal, sensitif terhadap konteks,
dan disusun berdasarkan pengalaman nyata masyarakat. Kami ingin melihat suara,
keyakinan, dan kebutuhan masyarakat Papua menjadi dasar desain program kesehatan di
lapangan.